Proyek Kurikulum Merdeka di MTs-MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang

www.pesteralfauzan.com – Lumajang. Secara perdana, MTs dan MA Pesantren Terpadu Al Fauzan mengadakan kegiatan Gelar Karya pada Jumat (28/10/2022). Gelar Karya dalam P5P2RLA merupakan rangkaian puncak kegiatan dari Kurikulum Merdeka. Dimana tema yang diangkat kali ini adalah Kewarganegaraan dan Kebangsaan (Muwatanah). Yang mana dari tema tersebut menghasilkan dua topik yaitu “Moderasi Beragama” dan “Pelestarian Budaya”. Pasalnya, moment kegiatan gelar karya ini bertepatan dengan 2 Hari Besar Nasional yaitu Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda.

Kegiatan P5 ini berfokus pada pengembangan keterampilan dan karakter peserta didik, yaitu Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bergotong-royong, Berkebhinekaan Global, Mandiri, Bernalar Kritis dan Kreatif. Setiap Tema memiliki fokus pengembangan elemen masing-masing.

Gelar karya diawali sambutan Kepala MTs Pesantren Terpadu Al Fauzan, ustadzah Naning Maryana, M.Pd. pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh tim yang sudah bekerja keras hingga terlaksananya acara Gelar Karya dan juga beliau mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan guru wali kelas dan fasilitator atas dukungannya pada P5P2RLA.

“Bahwa gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin ini bertujuan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bisa observasi belajar dari lingkungan sekitar sesuai dengan tema Kurikulum Merdeka. Dari kegiatan ini anak-anak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang mendalam dari proses belajar. Kegiatan ini merupakan implementasi atas ide-ide atau inovasi yang telah dikembangkan oleh peserta didik sesuai dengan kelompoknya masing-masing”. Tambah ibu Kamad ketika diwawancara oleh Tim Jurnalis Pester

Kemudian dilanjutkan dengan penampilan kreativitas siswa. Ada banyak kreativitas yang mereka suguhkan, mulai dari tari tradisional khas dari berbagai macam daerah sebagai wujud pelestarian dan mencintai budaya Indonesia. Selain itu, penampilan drama Moderasi Beragama juga tak kalah memukau. Kampanye moderasi Beragama dan Pelestarian Budaya yang penuh pesan dan nilai moral di dalamnya. Selama kegiatan ini berlangsung diiringi riuh tepuk tangan seluruh warga sekolah yang turut menyaksikan.

“Alhamdulillah, meski ini acara perdana di Madrasah kita dalam Kurikulum Merdeka. Acara berjalan dengan lancar dan sukses”. Pungkas Utdz Kharisma Karunia selaku koordinator proyek.

Bagikan Berita Kami :

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *