Pesantren Sehat: Vaksinasi Covid-19 bersama KODIM 0821 Lumajang di Pondok Pester Al Fauzan Lumajang

Salah satu santri Pester Al Fauzan saat disuntik vaksin oleh Polkes Kodim 0821 Lumajang

www.pesteralfauzan.com – Lumajang. Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Labruk Lor Lumajang menggelar vaksinasi tahap 1 yang bekerja sama dengan Kodim 0821 Lumajang. Hal tersebut dilaksanakan sebagai salah satu upaya pengendalian Covid-19 agar kehidupan kembali normal seperti sebelumnya.

“Harapannya kita bisa kembali normal lagi, (Vaksinasi) ini bukan hanya untuk menggugurkan program. Marilah kita berawal dari sehat dulu, kalau kita semuanya sehat, yakinlah nanti yang dibelakang akan mengikuti”. Jawab Danramil 0821/01 Lumajang, Kapten Infanteri Sri Haryanto saat diwawancarai.

Selain itu, beliau juga berharap dan mengajak kepada masyarakat agar menyukseskan program vaksinasi dari pemerintah ini.

“Ini yang menjadi program dan harapan dari pemerintah terutama untuk vaksinasi, ini kan demi masyarakat atau warga ataupun semua penduduk ini didukung kemudian dilaksanakan dengan sukarela. Artinya kesadaran untuk sehat itu sendiri sudah tinggi, harapannya ke depan mulai pendidikan ataupun yang lain akan kembali normal”. Pungkas Bapak Danramil.

Vaksinasi ini diikuti oleh semua santri Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Labruk Lor Lumajang pada Kamis (26/08/2021). Selain santri, juga ada beberapa pengurus yang mengikuti vaksin dosis kedua.

“Pada kegiatan vaksin ini, diikuti oleh semua santri untuk dosis satu. Selain itu diikuti oleh beberapa pegawai bangunan dan beberapa pengurus pesantren untuk vaksin dosis dua. Sementara untuk pengasuh, Ustadz-Ustadzah sudah selesai vaksin dosis kedua lebih dulu sejak bulan April kemarin”. Ungkap Ustadz Muksin Alwi, panitia kegiatan yang juga sebagai ketua gugus Covid-19 Pester Al Fauzan.

Para santri tampak senang dan ceria setelah divaksin. Tidak ada rasa panik maupun mengalami gejala-gejala tertentu pasca divaksin.

“Sebelum divaksin cuma terasa deg-degan saja, tapi setelah divaksin ternyata tidak terasa apa-apa, tidak sakit hanya saja terasa lapar dan ngantuk.” Ujar salah satu santri saat diwawancarai.

 

 

Bagikan Berita Kami :

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *