Zaskia dan Aisyatur Santri MA Pester Al Fauzan Lumajang Terpilih dalam Program GSM SAKU Kemenag Lumajang 2025
www.pesteralfauzan.com – Lumajang. Budaya literasi di MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Labruk Lor Lumajang Jawa Timur kembali menuai hasil positif. Dua santriwati berbakat, ananda Zaskia Nawal Balqis Azzakiah dan Aisyatur Rosyidah, berhasil terpilih sebagai Penulis Terpilih dalam program Gerakan Satu Madrasah Satu Buku (GSM SAKU) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (KEMENAG) Kabupaten Lumajang pada 4 Februari 2025.
Program GSM SAKU bertujuan untuk mendorong dan memfasilitasi setiap madrasah agar menghasilkan satu karya literasi dalam bentuk buku, sekaligus meningkatkan minat menulis di kalangan siswa/santri.
Kontribusi Karya Santri dalam Antologi Kemenag
Zaskia dan Aisyatur menunjukkan dedikasi tinggi dalam menghasilkan karya tulis mereka. Setelah melalui proses seleksi dan kurasi yang ketat oleh tim Kemenag Kabupaten Lumajang, karya kedua santriwati ini dinyatakan layak dan terpilih untuk dibukukan bersama karya-karya terbaik dari madrasah lain di Lumajang.
“Rasanya bangga dan bersyukur, karena karya kami diapresiasi dan dibukukan oleh Kemenag. Ini membuktikan bahwa ide dan gagasan santri juga berhak untuk didengar dan dibaca,” ujar Zaskia.
Aisyatur menambahkan, “Proses penulisan ini mengajarkan kami tentang pentingnya konsistensi dan menuangkan pikiran menjadi sebuah karya. Kami berharap buku antologi ini bisa menginspirasi teman-teman madrasah lainnya untuk menulis.”
Madrasah Berkomitmen Jadi Pelopor Literasi
Kepala MA Pesantren Terpadu Al Fauzan, Ibu Dr Hj Nur Ifadah MA menyambut gembira kabar terpilihnya dua santriwati tersebut. Beliau menyatakan bahwa ini adalah pencapaian yang sejalan dengan tujuan madrasah untuk menjadi pelopor literasi di lingkungan pesantren.
“Keberhasilan Zaskia dan Aisyatur dalam program GSM SAKU Kemenag Lumajang ini adalah indikator kuat bahwa program pembinaan literasi di MA Al Fauzan berjalan efektif. Kami akan terus mendukung santri untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan mengharumkan nama Lumajang di kancah literasi,” tegas Ibu Ifadah.
Penghargaan ini menjadi penutup manis bagi tahun prestasi MA Al Fauzan, menegaskan peran aktif santri dalam mendukung gerakan literasi di Kabupaten Lumajang.
Bagikan Berita Kami :

