Sabet Juara Nasional, Santri MA Pester Al Fauzan Harumkan Nama Lumajang Lewat Puisi Bahasa Arab “Surat Rindu”

www.pesteralfauzan.com – Lumajang – Prestasi membanggakan kembali lahir dari rahim Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Terpadu Al Fauzan Labruk Lor Lumajang. Di penghujung tahun 2025, salah satu santriwati terbaiknya, Nikmatul Khumairoh sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 Lomba Qiro’atus Syi’ir (Baca Puisi Berbahasa Arab) Tingkat Nasional.

Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan secara daring oleh Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Bahasa Arab (LPPBA) SARMADA Pekalongan, Jawa Tengah, pada 18 Desember 2025. Ajang ini menjadi medan persaingan ketat bagi para pecinta sastra Arab dari berbagai madrasah dan pesantren ternama di seluruh Indonesia.

Penghayatan Mendalam “Surat Rindu”

Membawakan puisi berjudul “Surat Rindu” atau “Risalatul Syauqi” (رسالة الشوق), Nikmatul Khumairoh tampil memukau dengan teknik vokal, pelafalan yang fasih, serta penjiwaan yang menyentuh hati. Penampilannya yang estetik berhasil meyakinkan dewan juri untuk menobatkannya sebagai salah satu yang terbaik di tingkat nasional.

Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan intensif yang diberikan oleh ustadzah Ita Nur Istiqomah, M.Pd. selaku guru pembimbing. Di bawah arahan beliau, potensi seni dan penguasaan bahasa Arab Nikmatul diasah hingga mampu bersaing dengan peserta dari berbagai provinsi.

Kepala MA Pester Al Fauzan Lumajang Dr. Ny. Hj. Nur Ifadah, MA, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada santriwati dan guru pembimbingnya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi ini. Selamat kepada ananda Nikmatul Khumairoh dan juga ustadzah Ita Nur Istiqomah, M.Pd. yang telah bekerja keras melakukan pendampingan. Prestasi ini membuktikan bahwa dedikasi dalam proses bimbingan akan membuahkan hasil yang manis. Semoga prestasi nasional ini menjadi inspirasi bagi santri lainnya,” tutur beliau.

Prestasi ini semakin mempertegas posisi MA Pester Al Fauzan sebagai lembaga yang serius dalam membekali santrinya dengan kemampuan bahasa asing, khususnya Bahasa Arab. Meski kompetisi dilaksanakan secara online, hal tersebut tidak menyurutkan semangat santri untuk tetap memberikan penampilan yang maksimal dan profesional.

Keluarga besar Pester Al Fauzan berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga piawai dalam berdakwah melalui karya seni dan bahasa.

 

Bagikan Berita Kami :

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *