Tiga Santri MA Pester Al Fauzan Lumajang Tembus Semifinal Olimpiade Fisika Astralab UIN Malang 2024
www.pesteralfauzan.com – Malang. Kabar membanggakan datang dari bidang sains. Tiga santri dari MA Pesantren Terpadu Al Fauzan, Labruk Lor, Lumajang, Jawa Timur, berhasil menunjukkan ketangguhan akademis mereka dengan lolos ke babak Semifinal Olimpiade Studi Fisika – Astralab. Kompetisi bergengsi tingkat nasional untuk siswa SLTA/MA sederajat ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Fisika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada akhir tahun 2024.
Tiga santri yang berhasil menembus babak Semifinal tersebut adalah:
* Ahmad Akbar Zidhan Zamzam
* Hikmah Maziatus Sa’adah
* Reva Alzannatu Rewahyuni
Persaingan Ketat di Babak Penyisihan
Olimpiade Fisika – Astralab UIN Malang dikenal memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah dan madrasah terbaik di seluruh Indonesia. Zidhan, Hikmah dan Reva harus berjuang keras di babak penyisihan yang digelar secara daring pada 26 Oktober 2024.
“Kami sangat bersyukur bisa lolos ke tahap semifinal ini. Soal-soalnya benar-benar menantang, menguji tidak hanya rumus dasar, tetapi juga kemampuan analisis masalah fisika secara mendalam,” ujar zidhan, salah satu peserta.
Tim pembimbing Fisika di MA Pester Al Fauzan Lumajang sebelumnya telah mempersiapkan ketiganya dengan intensif, fokus pada pemahaman konsep fisika terintegrasi sesuai tuntutan olimpiade.
Komitmen Madrasah pada Sains dan Teknologi
Kepala MA Pesantren Terpadu Al Fauzan, Ibu Dr. Hj. Nur Ifadah, MA. menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Keberhasilan tiga santri menembus semifinal di tingkat nasional membuktikan bahwa fokus madrasah pada pembinaan sains tidak pernah surut.
“Lolosnya Zidhan, Hikmah dan Reva ke Semifinal Olimpiade Fisika di UIN Malang adalah bukti bahwa santri mampu berprestasi di bidang sains dan teknologi. Ini menegaskan komitmen kami untuk mencetak santri yang cerdas secara spiritual, akademis, dan juga kompetitif di era modern,” kata Ibu Ifadah
Meskipun kompetisi telah berakhir di babak semifinal, pengalaman berharga ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh santri MA Al Fauzan untuk terus mengasah minat dan bakat mereka di bidang sains.
Bagikan Berita Kami :